Cara Merawat Kuku Agar Tidak Mudah Patah dan Rapuh

Kuku yang bersih, rapi, dan terawat pasti menjadi dambaan semua orang. Sayangnya, tidak semua orang bisa mempunyai bentuk kuku yang bagus dan diinginkan karena beberapa kondisi. Kondisi-kondisi tertentu dapat menyebabkan kuku mengalami perubahan bentuk atau kelainan, mulai dari infeksi kuku oleh jamur, efek dari kecelakaan yang melukai bagian jari dan kuku, atau karena kebiasaan hidup yang menyebabkan kuku tidak sehat.

Kuku yang tidak sehat sangat mudah kita kethaui ciri-cirinya seperti kuku rapuh, mudah patah, terlihat kusam dan kuku retak. Banyak faktor yang menyebabkan kuku mengalami masalah sehingga menganggu kesehatan kuku, salah satunya kekurangan asupan nutrisi dalam tubuh. Namun kamu tidak perlu khawatir lagi, karena kami akan menyodorkan beberapa informasi yakni tips memperkuat kuku supaya tidak gampang patah.

Cara Merawat Kuku Agar Tidak Mudah Patah dan Rapuh

5  Cara Merawat Kuku Agar Tidak Mudah Patah dan Rapuh

Berikut ini beberapa pandungan tips merawat kuku agar tidak mudah patah dan rapuh  :

1. Jangan memotong kutikula

Dana Stern, ahli kulit dari Mount Sinai Medical Center di New York ,mengatakan bahwa salah satu penyebab kuku gampang rapuh adalah karena kebiasaan memotong kutikula kuku. Kutikula adalah lapisan kulit di pangkal tempat tumbuhnya kuku, yang berfungsi sebagai penghalang alami jamur dan bakteri.

Menghilangkan kutikula kuku sama saja menghilangkan sistem perlindungan alami kuku. Memotong kutikula juga bisa berdampak pada infeksi kuku yang akan menimbulkan ruam merah, bengkak, kuku tidak rata, bahkan kerusakan permanen pada kuku.

2. Hindari menggunakan pengeras kuku sembarangan

Dr. Stern mengingatkan bahwa masih banyak produk perawatan tubuh yang belum teruji secara klinis. Jadi tidak semua produk perawatan di pasaran memiliki efek baik pada kuku, contohnya pengeras kuku.

Pengeras kuku bukannya dapat memperkuat kuku, melainkan dapat menyebabkan kuku rapuh dan merubah warna kuku menjadi kuning.

Kuku yang sehat adalah kuku yang mudah di gerakan, tidak keras, tidak mendapatkan masalah kuku. Untuk menghindarkan kuku mendapat masalah, sebaiknya jangan menggunakan bahan kimia untuk mempercantik kuku yang belum teruji kualitasnya.

3. Berikan Kuku Pelembab

Meskipun belum banyak data medis yang bisa membuktikan keampuhan pelembab kuku untuk memperkuat lapisan kuku, tapi dari banyak orang yang mengatakaan jika pelmebab dapat melindungi kutikula kuku.

Margaret Ravits, seorang dokter kulit dari Hackensack University Medical Center mengatakan jika kamu mempunyai kuku yang rentan rapuh, gunakan pelembab kuku pada permukaan kuku secara rutin. Pelembab kuku bisa melembabkan serta mengurangi timbulnya retak dan pecah pada ujung dan permukaan kuku.

4. Minum suplemen biotin

Menurut beberapa penelitian bahwa suplemen biotin (turunan vitamin B), dapat meningkatkan ketebalan kuku dan mencegah kuku mudah retak serta pecah.

Sebuah studi di Jerman meneliti 45 orang peserta yang memiliki kerusakan kuku parah. Dari 90 % peserta di berikan 2,5 miligram biotin tiap harinya selama beberapa bulan. Hasilnya, beberapa orang tersebut menunjukan peningkatan yang baik pada kuku mereka dari pada mereka yang tidak diberi asupan biotin.

5. Hindari pakai aseton untuk kuku

Menurut ahli dermatologi penggunaan aseton atau cairan penghapus kutek hukumnya wajib dihindari jika ingin memperkuat kuku. Mengapa ? Karena aseton dapat menyebabkan kuku menguning dan kusam.

Tidak hanya itu saja paparan aseton juga menimbulkan efek kesehatan tersendiri pada tubuh, seperti sakit kepala dan lesu. Sebagai gantinya kamu bisa menghapus kutek dengan cairan alami yang terbuat dari air lemon dan sari cuka apel. Selain murah meriah dan lebih sehat, kuku kamu juga lebih kuat serta cerah.

Info : Cara Merawat Kuku Agar Tidak Mudah Patah dan Rapuh