Penyebab Kuku Rapuh dan Solusinya

Beberapa orang terkadang memiliki masalah kuku yang mudah patah atau rapuh, sehingga menganggu penampilan seseorang. Beberapa gejala yang bisa diamati jika seseorang memiliki gangguan ini yaitu mengelupasnya kuku bagian atas, kuku menjadi mudah patah serta ketidak mampuan kuku untuk tumbuh.

Penyebab utama dari kerapuhan kuku ini adalah kekeringan yang ekstrem pada kuku, sedangkan beberapa individu lain kecenderungan memiliki genetik untuk kuku rapuh.

Seiring bertambahnya usia, kuku seseorang akan menjadi kering dan rapuh. Sedangkan penyebab kekeringan kuku lainnya adalah udara kering, kelembaban yang rendah, mandi air hangat atau mandi shower yang terlalu lama juga bisa membuat kuku kering.

Penyebab Kuku Rapuh
5 Penyebab Kuku Rapuh

Onychorrhexis merupakan istilah atau kata lain dari kuku rapuh. Kondisi seperti ini biasa terjadi pada seorang wanita. Hal ini biasanya di tandai dengan munculnya kuku retak dan kuku mudah patah. Kuku akan mudah rapuh seiring dengan bertambahnya usia. Namun selain adanya faktor usia, masih ada faktor lain yang bisa memperngaruhi kesehatan kuku. Berikut kami beberkan beberapa informasi yang menyebabkan kuku rapuh dan masalah kuku lainnya :

1. Tingkat Kelembaban Kuku

Kuku yang mudah patah secara umum di sebabkan oleh tingkat kelembaban kuku. Contohnya terlalu sering mencuci dan mengeringkan kuku sehingga membuat kuku lebih mudah kering, sering menggunakan pelembab juga salah satu faktor yang menyebabkan kuku menjadi lunak, alhasil lebih mudah patah atau retak.

Cara mengatasinya :

– Gunakan sarung tangan ketika melakukan aktivias yang kuku berhubungan terlalu lama dengan air, contohnya mencuci.
– Gunakan lotion atau hand cream dengan kandungan lanolin yang dapat menghindarkan kuku kering dan patah.

2. Terpapar Bahan Kimia

Faktor selanjutnya yang menyebabkan kuku mudah patah, retak dan kering adalah terkenanya bahan kimia. Contohnya bahan pembersih rumah tangga, cat kuku berwarna, bahan perekat ( glue-on nail ) dan nail polish remover yang memiliki kandungan acetone.

Meskipun bahan acetoen yang di gunakan dalam produk nail polish remover bisa menghilangkan cat kuku, namun efek samping yang di dapat daari produk in hilangnya minyak alami pada kuku. Hal inilah yang membuat kuku menjadi kering, rapuh, dan kerusakan kuku yang lain.

Cara mengatasinya :

– Meminimalkan kuku terkena paparan bahan kimia, misalnya produk pembersih rumah tangga.
– Gunakan pelindung kuku, contohnya cat kuku bening ( untuk menghindari kuku terkena bahan-bahan kimia secara langsung ).
– Pilihlah acetone-free remover atau soy-based remover yang lebih rama untuk kesehatan kuku.

3. Pemakaian Cat Kuku Terlalu Lama

Faktor selanjutnya yang membuat kuku mengalami masalah seperti kuku kering, kuku retak, kuku patah dan maslah kuku lainnya adalah pemakaian cat kuku terlalu lalam atau non stop. Sebab di dalam cat kuku terdapat kandungan zat pengering yang dapat menurunkan kelembaban kuku. Hal lain yang perlu di ketahui yakni meskipun cat kuku sudah kering namun bukan berati efek pengeringan pada kuku ikut berhenti, melainkan tetap berjalan.

Cara mengatasinya :

– Hilangkan cat kuku setelah pemakaian 3-5 hari.
– Biarkan kuku istirahat beberapa hari, seblum pemakaian cat kuku kembali.
– Gunakan cat kuku yang benar-benar kualitasnya bagus untuk kesehatan kuku itu sendiri.

4. Memotong Kutikula

Banyak sebagian orang yang menganggap jika kutikula kering yang mencuat dapat menganggu atau tidak nyaman sehingga di hilangkan. Namun faktanya kutikula itulah yang melindungi kuku dan kulit dari bakteri, air, dan lainnya yang dapat menganggu kesehatan kuku. Memotong kutikula sama saja dengan menghilangkan perlindungan terhadap air, yang pada akhirnya dapat menyebabkan infeksi pada kuku.

Cara mengatasinya :

– Ketika kutikula mencuat dorong kembali secara perlahan, bisa menggunakan lap attau handuk.
– Jaga kelembapan kutikula dengan mengoleskan pelembap berbentuk salep, krim, atau petroleum jelly.
– Jauhkan tangan, kuku, dan kutikula dari sabun yang dapat membuat kulit kering dan dari penghilang cat kuku yang mengandung aseton.

5. Kekurangan Zat Besi

Penyebab terkahir yang menimbulkan kuku mengalami masalah seperti kuku kering, kuku patah, kuku retak, kuku rapuh dan lainnya adalah kekurangan zat besi. Zat besi membantu tubuh untuk memproduksi hemoglobin, sebuah molekul yang membawa sel darah merah yang kaya akan oksigen ke kuku. Anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dapat menyebabkan kaki dan tangan yang dingin, yang pada akhirnya berpengaruh juga pada kondisi kuku.

Cara mengatasinya :

– Mengkonsumsi asupan yang mengandung zat besi misalnya bayam, kangkung, jagung, dan lainnya.
– Lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter, jika di rasa kuku mengalami masalah lebih buruk dan serius.

Info : Penyebab Kuku Rapuh dan Solusinya